Resep Kue Keranjang – Kue keranjang atau dalam bahasa Cina disebut dengan Nian Go (年糕) merupakan salah satu kue khas etnis Tionghoa yang dibuat dengan bahan campuran gula merah dan tepung ketan. Kue keranjang dapat disimpan dalam waktu yang sangat lama, bahkan jika dijemur dapat menjadi keras seperti batu dan awet tahan lama. Kue keranjang memiliki tekstur yang kenyal dan lengket dan merupakan kue wajib yang harus ada dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Kue keranjang ini biasa digunakan oleh masyarakat Tionghoa sebagai sesajian untuk upacara sembahyang bagi para leluhur mereka yaitu tujuh hari menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Selain itu kue keranjang tidak biasa dimakan sampai Cap Go Meh (malam ke-15 setelah perayaan Tahun Baru Imlek).

Kue keranjang sudah banyak diproduksi di berbagai kota di Indonesia termasuk Tangerang, Bogor, Sukabumi, dan Yogyakarta. Jika di daerah Jawa Timur menyebut nama ini sebagai kue keranjang karena dicetak dengan sebuah “keranjang” berlubang kecil, sedangkan pada beberapa daerah yang ada di Jawa Barat menyebutnya dengan Dodol Cina.

Loading...
Loading...

Walapun Anda bukan termasuk dalam etnis Tionghoa, Anda masih bisa mencicipi kelezatan dari kue ini dengan membeli kue keranjang di toko – toko kue atau Anda juga bisa membuatnya saja sendiri di rumah. Berikut ini resep dan cara membuat kue keranjang yang spesial dan sederhana.

Resep Kue Keranjang

Resep Kue Keranjang yang Spesial dan Sederhana

Bahan – bahan yang dibutuhkan :

  • 600 gram Beras ketan yang berkualitas baik
  • 900 cc Air bersih
  • 900 cc Gula pasir dicampur dengan gula aren
  • 112 cc Air
  • 2 sendok makan Cuka
  • Keranjang kecil secukupnya (berukuran 10 – 12 cm dengan tinggi 7 cm)
  • Kertas cellophaan atau daun daun pisang secukupnya

Cara membuat Kue Keranjang yang Spesial dan Sederhana :

  1. Mula – mula yaitu beras ketan dicuci hingga bersih dengan air yang mengalir lalu rendamlah dengan air dalam wadah yang berukuran besar selama satu malam, setelah itu tiriskan.
  2. Kemudian beras ketan dan 900 cc air dimasukkan ke dalam blender lalu haluskan hingga adonan tercampur secara merata dan lembut.
  3. Selanjutnya siapkan kain lap atau serbet bersih dan pindahkan adonan kue keranjang ke serbet tersebut dan ikat serbet lalu gantung agar airnya menetes dan adonan menjadi kering.
  4. Berikutnya adalah ambillah adonan yang sudah kering tadi lalu uangkan di tempat yang datar (bisa menggunakan loyang) kemudian berilah beban berat di atas adonan agar adonan padat.
  5. Setelah itu keluarkan gumpalan – gumpalan yang terdapat pada adonan kue keranjang tadi, lalu potong – potong adonan setebal jari tangan.
  6. Kemudian siapkan panci rebusan lalu tuangkan air yang banyak ke dalam panci tersebut, panaskan di atas kompor dengan nyala api sedang hingga air mendidih.
  7. Selanjutnya masukkan potongan adonan kue ke dalam panci tersebut dan rebus hingga adonan mengapung dan matang, lalu angkat dan tiriskan.
  8. Tahap selanjutnya yaitu masaklah 112 cc air bersama dengan gula pasir dan 2 sendok makan cuka di dalam panci dengan api kecil lalu aduk – aduk hingga mengental dan berambut, kemudian angkat.
  9. Selanjutnya beri sedikit demi sedikit gumpalan ketan dengan gula yang baru Anda masak barusan sembari diaduk – aduk hingga benar – benar tercampur merata.
  10. Langkah terakhir yaitu tuangkan adonan ke dalam keranjang – keranjang kecil yang sebelumnya sudah dilapisi dengan kertas cellophaan atau daun pisang.
  11. Kemudian kukus adonan selama kurang lebih 3 jam di atas api besar hingga matang.
  12. Jika dirasa sudah matang, angkat dan keluarkan kue dari dalam keranjangnya lalu letakan di atas piring saji.
  13. Kue keranjang sudah siap dihidangkan.

Resep Kue Keranjang dan Cara Membuatnya

Itulah tadi resep dan cara membuat kue keranjang yang spesial dan sederhana. Kue keranjang dalam penyajiannya bisa langsung dimakan selagi masih empuk dan kenyal, namun apabila kue keranjang sudah terlanjut mengeras maka dapat diolah terlebih dahulu dengan cara digoreng menggunakan tepung dan telur ayam dan disajikan selagi masih hangat. Selain itu juga dapat dihidangkan dan dijadikan sebagai bubur dengan cara dikukus dengan ditambahkan berbagi bumbu – bumbu sesuai selera.

Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website